Megahnya Gereja Immanuel Yang Berusia Ratusan Tahun


Sahabat Mae yang berkunjung ke Jakarta, menjelajah museum dan bangunan tua bisa menjadi alternatif wisata yang mengasyikan loo. Selain di kawasan Kota Tua, museum dan bangunan bersejarah juga tersebar tidak jauh dari kawasan Monas. Jadi, dalam satu hari kita bisa berjalan kaki mengunjungi satu demi satu destinasi-destinasi tersebut.



Salah satu bangunan berusia ratusan tahun yang menjulang anggun di dekat stasiun gambir adalah GEREJA IMMANUEL. Dibangun sejak tahun 1800-an, gedung ini diresmikan untuk menghormati Raja Willem I, raja Belanda periode 1813 - 1840.

Begitu memasuki pekarangan Gereja, Mae langsung terpesona. Wow! Megah banget! Arsitekturnya unik. Bergaya klasisme dengan kubah bundar. Serambinya menjulang dengan tangga-tangga yang tinggi dan pilar yang besar. Seperti istana di abad 18.

Gereja bergaya klasisisme itu bercorak bundar di atas fondasi tiga meter. Bagian depan menghadap Stasiun Gambir. Di bagian ini terlihat jelas serambi persegi empat dengan pilar-pilar paladian yang menopang balok mendatar. Paladinisme adalah gaya klasisisme abad ke-18 di Inggris yang menekan simetri dan perbandingan harmonis.
Serambi-serambi di bagian utara dan selatan mengikuti bentuk bundar gereja dengan membentuk dua bundaran konsentrik, yang mengelilingi ruang ibadah. Lewat konstruksi kubah yang cermat, sinar matahari dapat menerangi seluruh ruangan dengan merata. Menara bundar atau lantern yang pendek di atas kubah dihiasi plesteran bunga teratai dengan enam helai daun, simbol Mesiruntuk dewi cahaya.
Orgel yang dipakai berangka tahun 1843, hasil buatan J. Datz di negeri Belanda. Sebelum organ terpasang, sebuah band tampil sebagai pengiring perayaan ibadah. Pada 1985, orgel ini dibongkar dan dibersihkan sehingga sampai kini dapat berfungsi dengan baik.

Memasuki ruang utama, kemegahan masih terlihat. Hiasan-hiasan dinding mewah dan klasik. mae ga bisa berkata-katalah. Kagum! Tapi saat ini Mae ga bisa berlama-lama di dalam karena merasa udaranya pengap dan sangat lengang. jadi parno sendiri, haha. *dasar penakut!


Halaman di belakang Gereja sangat nyaman. Banyak pepohonan dan dari sini, Tugu Monas bisa terlihat loo. Cantik sekali!



Jadi, kapan kalian ke Jakarta? Banyak destinasi menunggumu :)

Baca juga :

Di Pelataran Monas Ada Museum loo...



Tidak ada komentar:

Posting Komentar