Perjalanan Mae Menjadi Citizen Journalist


Kali ini Mae akan bercerita tentang pengalaman Mae selama beberapa tahun ini menjadi Citizen Journalist (CJ). Buat yang belum tau apa itu CJ bisa baca dulu postingan sebelumnya tentang Apa Itu Citizen Journalist dan Bagaimana Caranya Menjadi Citizen Journalist

Seperti kebanyakan orang, sebelumnya Mae ga sadar kalau telah melakukan aktifitas jurnalisme warga atau CJ. Yaa.. kan biasa ya kita mah sebagai kaum gahoolll sosialita suka bagi-bagi kabar gitu di sosmed. Tapi klo mahzab aku sih kabarnya anti-hoax dong. Harus valid dan bisa dipertanggungjawabkan dunia akhirat.

Sampai pada awal 2014, Mae tanya-tanya kak Is Ariyanto kenapa beliau bisa sering jadi Juara di Wideshot Metro TV. Sebenarnya itu acara apa dan bagaimana caranya. Lalu diceritakanlah gimana kita semua bisa membuat video dengan durasi 2-5 menit tentang apa saja, lalu di kirim ke email redaksi. Setiap bulannya akan dipilih 3 orang dengan video terbaik, dan setiap tahunnya juga ada Awarding dari Metro TV.

Tapi Mae waktu itu masih gamang. Belum action juga. Ya namanya juga kagak ngerti. Padahal udah dikomporin Kak Is tiap hari buat segera bikin Video. Kak Is juga cerita klo ada TV baru yang mewadahi aktifitas CJ juga yaitu NET, klo yang ini malah dapat honor klo video kita tayang di TV.

Titik awal Mae pertama kali bikin video adalah saat jaman-jaman pemilu. Metro TV meminta warga mengirimkan video 1 menit yang isinya opini masyarakat berbagai profesi tema "Andai aku presiden". Satu video asal jadi Mae bikin di kantor pada hari sabtu jam 14-16 sore dengan model dik Dedy Himawan Setyadi, adikku yang satu ini jomblo loo sini klo mo daftar :p

Video pertama dan sekitar 3 video berikutnya yang Mae buat ternyata GAGAL. Mae sama sekali ga ngerti ilmunya. Benar-benar otodidak. Kesalahan yang paling fatal adalah posisi gambar potrait (berdiri), harusnya, untuk TV manapun, gambar harus landscape (memanjang). Waktu itu Mae rekam video masih pakai HP Samsung Galaxy Young yang harga 1jutaan.

Cuma rekam aja. Cuma rekam aja. Cuma rekam aja. Toh sama sekali ga berat. Ga terasa ternyata sudah terkumpul sekitar 17 video dengan tema "Andai aku presiden". Semuanya tayang di web metrotvnews.com.

Saat itu Kak is juga kirim sekitar 30 video apa yaa.. trus ada Bayu Ardi yang kirim puluhan video juga. Nah, Mae tuh sama sekali ga nyangka kalau video yang tayang di web itu dapat honor @Rp.150.000. Ya Allah Ya Karim.... Luar biasa bahagia! Baru aja belajar bikin video, tiba-tiba dapat transferan sekitar 2,5juta *sujud syukur*

Dari uang tersebut Mae langsung beli HP Asus Zenfone 5 yang waktu itu baru keluar dan harganya masih 2,4jt.  Zenfone ini Mae pakai terus sampai sekarang buat rekam video. See... Mae bikin video cuma dengan HP 2jutaan loo.. dan sudah menghasilkan lebih dari 10 juta. Kamu punya kamera mahal? Udah berkarya apa aja? *lalu dikeplak* Sebagai tanda terimakasih Mae dan Kak Is juga membagikan sebagaian honor tersebut ke orang-orang yang sudah membantu kami :)

Kemudian, Metro TV punya program serupa. Temanya "Selamat dan harapan untuk pak Jokowi". Waktunya mepet banget. Mae sempat kirim sekitar 17 video juga. Tapi sayang sekali, Kami yang sudah mengirimkan puluhan video dapat email bahwa web drop dan proses download dan upload video terhambat. jadi Video Mae yang tayang di web hanya sekitar 5 Video saja. Alhamdulillah dapat transferan lagi sekitar 750rb.

Lalu, apa cukup sampai di sini?

Mae mulai excited untuk merekam setiap moment. Terutama di Desa tempat tinggal Mae. Pengen banget mengangkat kearifan budaya lokal. Mae mulai rutin mengirimkan ke email Wideshot Metro TV. Senang sekali saat video Mae tentang "Lomba kreasi sampah sampah di Desa Dibal" tayang di TV. Mae juga langsung di telpon Kak arum dari Redaksi Wideshot. Kak Arum memotivasi untuk terus berkarya dan mengirimkan video ke Wideshot.

Nah, namanya manusia. Pasti ada rasa jenuh kan. Hihihi. Lama-lama Mae jenuh kirim ke Wideshot karena kita tidak dapat pemberitahuan ketika video tayang. Jadi harus nonton TV atau cek web-nya. Sayangnya, tidak semua video yang tayang ada di web juga. Nah lho... akhirnya beberapa video yang Mae kirimkan ga ngerti kabarnya itu tayang apa ngga.

Laluuuuu....

Mae mulai kirim video ke netcj.co.id. Sekitar 5 Video pertama yang Mae kirim itu ga tayang di NET TV. Ya wajar banget sih. Sekarang Mae malu klo nonton video itu, hahaha. Jelek banget!

Pada musim haji tahun 2014, video Mae tayang pertama kali di NET. Temanya tentang "Pedagang musiman membanjiri asrama haji". Itu video asli amburadul (Mae menyadarinya akhir-akhir ini aja, klo dulu merasanya udah paling bagus banget). Banyak kesalahan fatal di video itu, salah satunya, Mae membubuhkan banyak sekali teks di gambar *tepok jidat* waktu itu Mae kira redaksi bisa edit dan menghilangkan teks tersebut *jedotin pala ke tembok, ya ampun gue lugu banget, hihihi.

Video tayang di NET10. dan sekitar jam 12 siang Mae di telpon Kak Thomas Herda. Bahagia banget! seperti Kak Arum, Kebanyakan yang disampaikan Kak Thomas adalah motivasi untuk terus berkarya dan mengirimkan video ke NET. Kebetulan Mae memang termasuk generasi awal (tapi bukan awal2 bgt sih) di NETCJ. Kak Thomas waktu itu bilang kalau ke depannya dunia citizen journalism akan berkembang pesat, beliau akan me-maintenance sedini mungkin CJ-CJ berbakat seperti Mae *Ya ampun bahagia luar biasa *peluk Kak thomas* Dan terbukti kok. Ini baru berlalu ga sampai 2 tahun, member di netcj.co.id sudah jauh melampaui target. Dan NET juga sudah menjadi yang terdepan dalam hal CJ.

Sejak jatuh cinta karena mendengar suara pertama Kak Thomas saat itu, Mae rutin mengirimkan video ke NET. Hampir semua video yang kita kirimkan akan dipublish di web. Untuk mengetahui video yang tayang di TV kita bisa lihat di twitter @NET_CJ dan video yang tayang di TV juga ada di youtube. Puas kan? Kurang apalagi? oia, honor. Kalau tayang di TV, honornya akan ditransfer sekitar 2 minggu, nominalnya LUMAYAN BANGET!

Saat ini NET sudah banyak perbaikan. Video yang tayang di web pun diseleksi, jadi ga semua publish. Kita akan dapat email pemberitahuan jika video kita tayang di web. Saat video tayang di TV, kita juga dapat email ucapan selamat. Kurang apa coba? bilang! kurang apaaa????

Sampai saat ini total video yang Mae upload di netcj.co.id lebih dari 100 video. Sebenarnya target mae itu 100 video per tahun, jadi 2016 ini Mae harus mencapai 250 video *singsingkan lengan baju, mari berjuang!*

Moment yang sangat berkesan adalah saat NETCJ CAMP 2.0 pada awal Desember 2015. Kisah lengkapnya akan diposting terpisah. Di Puncak, Cisarua Bogor, 40 orang CJ dari berbagai penjuru Nusantara berkumpul. Berbagi ilmu. Berbagi cerita. Semua di fasilitasi NET. Ada Sharing session, Games, Outbond, dan Awarding Night. Ada Kak Roedy Hartono yang jadi Best CJ of The Year dan Kak Dedy Silaban yang videonya tentang pesawat yang tergelincir menjadi Best Video Of The Year. Mae sendiri dapat Juara 2 untuk Kategori Video My Best Moment. Bisa naik panggung bareng Aji sukma yang dapat juara 3 untuk kategori yang sama.

Jadi gimana? Apakah kisah perjalanan Mae ini membuatmu terinspirasi? *kayaknya ngga sih, hahaha. Postingan ini mae buat sebagai kenang-kenangan aja bagi Mae pribadi. jadi maaf klo ada narsis2nya dan nominal rupiah yang disebutkan. Mae cuma pengen mengingatkan diri sendiri untuk bersyukur dan semakin termotivasi.

Jangan lupa bahagia ya :)

Baca juga :)












9 komentar:

  1. Balasan
    1. akhirnya masuk tv
      http://netcj.co.id/happiness/video/164570/kebahagiaan-bersama-net-citizen-journalist

      Hapus
    2. Ahahaha... jadi maluuu :)

      Hapus
  2. Kamu Bahagia Akupun Juga :) Sealamat Bahagia Mae,.SemangArt

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama-sama bahagia tapi bukan bahagia bersama, wkwkk

      Hapus
  3. Wow kereeen...aduh telat saya lihat blognya mb Mae...good job

    BalasHapus
  4. ahaha... Terimakasih, kak :)

    BalasHapus
  5. Ajarin aku, Kak. Pokoke aku bocahmu.

    BalasHapus